inalillahi wainailallahi rojiun, pak harto passed away
bagi saya 2 orang ini tetap legend dan termasuk soekarno! duo orang ini mempunyai leadership dan cinta kepada kawula jelata.
soekarno mengerti apa itu kapitalisme riba, soeharto memanfaatkan kapitalisme untuk ‘membangun’ indonesia. soeharto melihat apa itu demokrasi sehingga dia berusaha membendung demokrasi tapi dia tidak melihat apa kaitannya demokrasi dan perbankan riba. lepas dari kekurangan mereka, mereka memahami apa arti leadership. mereka bukan presiden, mereka adalah pemimpin, dan yang sesudah mereka hanya dagelan demokrasi!
sedangkan tukang politik seperti amien rais, gus-dur, dan badut ketoprak lainnya adalah aktor dan figuran dari film berjudul demokrasi untuk orang tolol! , pada tahun 1997 katanya reformasi dan demokrasi menang, mahasiswa bersorak, amin rais jual kecap, gus-dur jual kecap semua kecap nomor 1…kecap kecap! tetapi dibelakang layar film demokrasi untuk orang tolol ini ada skenario yang terus berjalan , yang kita rasakan kegetirannya hari ini setelah 11 tahun, adalah pembodohan umum yang luar biasa di nusantara dan pemiskinan sistematis akibat ketidak-mengertian orang-orang tolol yang mengusung demokrasi (pluralisme, persamaan) dan reformasi adalah sebuah ilusi pemakan riba. selamat untuk amin rais dengan kecap demokrasinya, demokrasi my ass! selamat gus dur dengan kecap pluralisme, pluralisme my ass! selamat untuk yang lain yang jadi bebek demokrasi dan isme-isme ngga penting lainnya. capee deehhh
(bagi yang mau baca apa kepalsuan demokrasi silahkan lihat link www.islamhariini.wordpress.com)
sampai ketemu pak harto dan pak karno, in the other side. you are the man!